Lebih Nyaman dengan Lantai Kayu

Posted on November 15, 2010

7



lantai kayu?siapa takut… !!!

Penggunaan lantai kayu sebenarnya sudah banyak dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Bahkan pada beberapa daerah, penggunaan lantai kayu menjadi ciri khas yang identik dengan rumah – rumah tradisional. Kayu merupakan bahan bangunan yang umum dan banyak tersedia sehingga kayu dapat digunakan untuk semua elemen bangunan seperti lantai, dinding, konstruksi bangunan dan atap sirap. Selain itu, alternatif penggunaan kayu juga dilakukan karena sifatnya yang luwes dan lugas, mengesankan sisi kontemporer yang elegan.

Karakteristik kayu sebagai bahan bangunan juga menjadi alasan utama dalam pemakaian kayu antara lain mudah dibentuk, cukup kuat dan mampu menampilkan sosok yang menarik baik dari bentuk warna maupun teksturnya. Penentuan kayu sebagai interior rumah juga berdasarkan alasan kesan alamiah yang berusaha ditampilkan kayu ketika diterapkan dalam rumah.

Saat ini lantai kayu telah menjadi bahan yang popular untuk rumah tinggal karena selain memberikan kehangatan yang berasal dan warna aslinya, lantai kayu juga memberikan efek sophisticated, mewah dan natural serta kesan lain yang dikondisikan oleh para arsitek atau desainer interior. Pada sisi lain, pemakaian lantai kayu juga bisa saja melambangkan kesederhanaan dan keramah tamahan sekaligus didalam rumah, misalnya dengan menerapkan desain kayu yang simple dan terbuka.

Menggunakan Lantai Kayu tentu terkait dengan fungsi dan estetika yang ingin dicapai. Biasanya dengan menggunakan kayu sebagai penutup lantai penampilan ruang cenderung rapi dan bersih. Menggunakan lantai kayu di dalam rumah atau bangunan lain tidak akan membosankan karena kayu menyeimbangkan suhu ruang dan terasa nyaman di telapak kaki karena kayu memiliki serat dan pola yang halus.

Dari segi penampilan, kayu tidak kalah dengan bahan bangunan lain. Oleh sebab itulah, berbagai gaya rancangan seperti gaya kontemporer modern, etnik atau klasik sangat cocok menggunakan lantai kayu karena fungsi dan penampilannya sangat fleksibel.
JENIS LANGGAM ARSITEKTUR DENGAN UNSUR KAYU

Kontemporer
Kontemporer sebagai salah satu seni yang terpengaruh dampak modernisasi, pada dasarnya merupakan desain rumah dengan menggunakan interior yang bersifat modern, seperti penataan ruang dengan elemen furniture yang minimalis. Namun, hal ini tidak berarti kayu tidak dapat diterapkan, lantai kayu berperan untuk menguatkan karakter kontemporer serta memberi nilai tambah rancangannya karena lantai kayu sangat mudah dikombinasikan dengan bahan lain seperti bahan industrial yang menjadi ciri gaya kontemporer.

Modern
Bangunan modern yang identik dengan bentuk isometris, kubis atau semua sisi dalam kesatuan bentuk, dinding, elemen jendela, atap, semuany  menyatu dalam 1 komposisi bangunan. Kesan kaku yang diciptakan dari gubahan bentuk rumah modern memerlukan kayu sebagai pemberi kesan alami. Penggunaan lantai kayu pada rancangan modern berfungsi untuk “melembutkan atau “melunakkan’ kesan keras” bangunan modern yang biasanya selalu menggunakan bahan teknologi tinggi seperti kaca, baja, metal dan aluminium. Selain itu sifat lantai kayu dapat memberikan kehangatan pada seluruh ruang.

Etnik
Untuk gaya rancangan etnik, lantai kayu menjadi primadona karena biasanya pada rancangan tipe ini penggunaan bahan kayu lebih maksimal karena memberikan kesan tradisional serta alami. Lantai kayu pada gaya etnik bersanding harmonis dengan furnitur kayu atau konstruksi kayu yang biasanya lebih dominan pada gaya ini.

Klasik
Penggunakan lantai kayu pada bangunan bergaya klasik akan menampilkan kesan bersahabat dan homi yang tidak didapat dari jenis bahan lain seperti marmer atau granit. Namun pada umumnya penggunaan kayu pada langgam arsitektur ini memang lebih banyak digunakan pada elemen perabot rumah tangga dengan kesan tradisional yang mewah.

JENIS LANTAI KAYU

Terdapat beberapa jenis lantai parket yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan, yaitu :

Solid Parquet
Parquet atau parket yang terbuat dari solid wood.

Engineer Parquet
Parket yang terbuat dari kayu asli dengan teknologi layer. Susunan layer terdiri dari face, middle, back untuk mencapai tingkat kestabilan yang sempurna.

Paper Laminated Parquet
Merupakan parket yang bahannya bukan solid wood melainkan dari bubuk kayu/paper yang dicetak bersama lem kemudian dilaminating dengan kertas. Laminated parquet diproduksi sebagai alternatif parket kayu untuk menjangkau harga.

Saat ini terdapat berbagai jenis lantai kayu untuk berbagai keperluan Teknologi produksi bahan lantai kayu telah berkembang pesat sejalan dengan meningkatnya kebutuhan bahan ini. Jenis parket yang kita kenal secara umum adalah generasi lantai kayu menggantikan lantai papan untuk rumah yang bukan panggung.


JENIS KAYU U/ LANTAI

Kayu Jati
Jenis kayu keras yang sangat tahan terhadap cuaca dan temperatur tinggi. Kayu jati banyak dipakai sebagai bahan dasar konstruksi bangunan di negara-negara Timur termasuk Indonesia

Kayu Kamper
Sejenis kayu damar laut yang sangat kuat daya tahan pemakaiannya. Oleh sebab itu jenis kayu ini kerap digunakan untuk penutup lantai bahkan untuk konstruksi.

Kayu Nyatoh
Sangat kuat dan tahan lama untuk jangka waktu panjang. Bisa dipotong menurut alur urat kayunya tetapi tidak mudah dikerjakan atau dipahat. Urat kayunya kasar dan cukup empuk. Berwarna cokelat kemerah-merahan.

Kayu Mahony
Berwarna gelap lantai dengan ciri warna kayu keras tropis yang memiliki urat kayu teratur. Daya tahan alami terhadap ngengat, kuat dan mudah dipahat. Saat ini mahogany masih banyak diminati sebagai penutup lantai.

Kayu Sungkai
Merupakan jenis kayu yang sangat popular dalam rancangan kontemporer dan sangat baik untuk melapisi permukaan khususnya pada lantai. Alur urat kayunya beraturan, warnanya terang dan ketahanannya bisa dibuktikan.

Ada pula jenis kayu lain seperti kayu balam, hevea, mindi, bangkirai, kempas dan merbau. Untuk jenis kayu impor biasanya menggunakan kayu beech, walnut, oak, maple, iroko, cherry dan sebagainya yang masing-masing memiliki penampilan serat dan warna yang berbeda.

Posted in: arsitektur