<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Zephyr Concept - Blow up ur Spirit Through Weblog</title>
	<atom:link href="http://pramudyawardhani.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://pramudyawardhani.wordpress.com</link>
	<description>Eco-Mponent Architecture</description>
	<lastBuildDate>Fri, 26 Aug 2011 14:33:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='pramudyawardhani.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/a4fd8bea823ad0cb4d6e7118e6ac3fe3?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Zephyr Concept - Blow up ur Spirit Through Weblog</title>
		<link>http://pramudyawardhani.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://pramudyawardhani.wordpress.com/osd.xml" title="Zephyr Concept - Blow up ur Spirit Through Weblog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://pramudyawardhani.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Folded Plate</title>
		<link>http://pramudyawardhani.wordpress.com/2011/03/23/folded-plate/</link>
		<comments>http://pramudyawardhani.wordpress.com/2011/03/23/folded-plate/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Mar 2011 01:31:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>putri pramudya wardhani</dc:creator>
				<category><![CDATA[arsitektur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pramudyawardhani.wordpress.com/?p=226</guid>
		<description><![CDATA[Pernah melihat struktur diatas?? dalam bahasa yang sangat sederhana, struktur tersebut dinamakan Folded Plate yang terlihat seperti kertas yang ditekuk &#8211; tekuk. Penggunaan struktur ini biasanya digunakan pada bangunan pabrik. Pelat adalah struktur planar kaku yang secara khas terbuat dari material monolith yang tingginya kecil (tipis)  dibandingkan dengan dimensi-dimensi lainnya. Beban yang umum pada pelat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pramudyawardhani.wordpress.com&amp;blog=12420757&amp;post=226&amp;subd=pramudyawardhani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2011/03/untitled.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-227" title="Folded Plate" src="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2011/03/untitled.jpg?w=300&#038;h=173" alt="" width="300" height="173" /></a></p>
<p>Pernah melihat struktur diatas?? dalam bahasa yang sangat sederhana, struktur tersebut dinamakan Folded Plate yang terlihat seperti kertas yang ditekuk &#8211; tekuk. Penggunaan struktur ini biasanya digunakan pada bangunan pabrik.</p>
<p>Pelat adalah struktur planar kaku yang secara khas terbuat dari material monolith yang tingginya kecil (tipis)  dibandingkan dengan dimensi-dimensi lainnya. Beban yang umum pada pelat mempunyai sifat banyak arah. Pelat dapat ditumpu diseluruh tepinya atau hanya pada titik-titik tertentu (misalnya oleh kolom atau campuran antara tumpuan menerus dan titik). Kondisi tumpuan dapat sederhana atau jepit. Pelat ini terbuat dari material padat , homogen yang memiliki sifat sama di segala arah.</p>
<p>Dengan membentuk lipatan-lipatan kaku pada suatu sistem struktur yang bekerja secara efisien untuk menyalurkan beban sehingga memungkinkan dicapainya bentang-bentang lebar di antara tumpuan-tumpuan yang direncanakan. Efisiensi dari struktur bidang lipat dicapai karena struktur tersebut bekerja sekaligus sebagai pelat datar (slab), balok (beam), dan rangka kaku (truss).</p>
<p><strong>TRANSFER BEBAN</strong></p>
<p>Transfer beban dalam struktur lipat terjadi melalui kondisi struktural dari pelat (beban tegak lurus terhadap bidang tengah) atau melalui kondisi struktural dari paralel (slab load ke pesawat).</p>
<p>Pada awalnya, kekuatan eksternal akan ditransfer karena kondisi struktural pelat ke pinggir lebih pendek dari satu elemen lipat. Di sana, reaksi sebagai kekuatan aksial dibagi antara elemen yang berdekatan yang menghasilkan strain kondisi struktural dari lembaran. Ini mengarah pada pengiriman pasukan untuk bantalan.</p>
<p><a href="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2011/03/1.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-228" title="struktur" src="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2011/03/1.jpg?w=300&#038;h=130" alt="" width="300" height="130" /></a></p>
<p><a href="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2011/03/21.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-230" title="kertas" src="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2011/03/21.jpg?w=159&#038;h=64" alt="" width="159" height="64" /></a>Ketika selembar kertas tipis terletak antara dua mendukung akan membungkuk karena fakta bahwa ia memiliki kekuatan yang cukup untuk membawa beratnya sendiri.</p>
<p><a href="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2011/03/3.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-231" title="3" src="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2011/03/3.jpg?w=594" alt=""   /></a>Jika sepotong kertas yang sama dilipat maka akan mampu mendukung seratus kali beratnya sendiri.</p>
<p><a href="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2011/03/4.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-232" title="4" src="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2011/03/4.jpg?w=594" alt=""   /></a>Jika beban meningkat melewati titik ini maka struktur akan gagal dan lipatan akan meratakan keluar.</p>
<p><strong>BENTUK DASAR</strong></p>
<p>Bentuk -bentuk yang dapat dijadikan dasar perkembangan bentuk konstruksi lipat, yaitu bentuk-bentuk dasar: pyramidal, prismatic dan semi prismatic. Bentuk prismatic ialah bentuk yang terdiri dari bidang-bidang datar bersudut siku-siku dan bidang-bidang yang melintang tegak lurus pada kedua belah sisi ujung bidang datar bersudut siku-siku.</p>
<p><strong>MATERIAL</strong></p>
<p>Struktur pelat lipat dapat dibuat dari hampir semua jenis material. Salah satu material   yang banyak digunakan untuk plat lipat adalah beton bertulang. Material ini paling baik digunakan karena dapat dengan mudah dibuat. Material lain yang sering digunakan adalah baja, plastik, dan kayu.</p>
<p><strong>JENIS FOLDED PLATE</strong></p>
<ol>
<li>Folded plate dua segmen</li>
</ol>
<p><a href="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2011/03/6.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-233" title="6" src="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2011/03/6.jpg?w=169&#038;h=48" alt="" width="169" height="48" /></a>Komponen dasar dari struktur folded plate terdiri dari: plat miring, plat tepi yang digunakan untuk menguatkan plat yang lebar, pengaku untuk membawa beban ke penyangga dan menyatukan plat, serta kolom untuk menyangga struktur.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>2. Folded plate tiga segmen</p>
<p><a href="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2011/03/7.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-234" title="7" src="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2011/03/7.jpg?w=163&#038;h=56" alt="" width="163" height="56" /></a>Pengaku terakhirnya berupa rangka yang lebih kaku daripada balok penopang bagian dalam. Kekuatan dari reaksi plat di atas rangka kaku tersebut akan cukup besar dan di kolom luar tidak akan diseimbangkan oleh daya tolak dari plat yang berdekatan. Ukuran rangka dapat dikurangi dengan menggunakan tali baja antara ujung kolom.</p>
<p>3. Bentuk Z</p>
<p><a href="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2011/03/z.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-235" title="z" src="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2011/03/z.jpg?w=129&#038;h=53" alt="" width="129" height="53" /></a>Masing-masing unit di atas mempunyai satu plat miring yang lebar dan dua plat tepi yang diatur dengan jarak antara unit untuk jendela. Bentuk ini disebut Z shell dan sama dengan louver yang digunakan untuk ventilasi jendela. Bentuk Z ini adalah bentuk struktur yang kurang efisien karena tidak menerus dan kedalaman efektifnya lebih kecil daripada kedalaman vertikalnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>4. Dinding yang      menerus dengan plat</p>
<p><a href="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2011/03/a.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-236" title="a" src="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2011/03/a.jpg?w=140&#038;h=41" alt="" width="140" height="41" /></a>Pada struktur ini , dinding merupakan konstruksi beton yang miring. Dinding didesain menerus dengan plat atap. Kolom tidak dibutuhkan di pertemuan tiap-tiap panel dinding karena dinding ditahan di ujung atas.</p>
<p>5. Kanopi</p>
<p><a href="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2011/03/b.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-239" title="b" src="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2011/03/b.jpg?w=108&#038;h=61" alt="" width="108" height="61" /></a>Bentuk ini digunakan untuk kanopi kecil di entrance bangunan. Struktur ini mempunyai empat segmen. Pengaku struktur disembunyikan di permukaan atas sehingga tidak terlihat dan plat (shell) akan muncul untuk menutup dari kolom vertikal. Di dinding bangunan harus ada juga pengaku struktur tersembunyi di konstruksi dinding.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>6. Folded plate yang meruncing ke ujung (Tapered Folded plate)</p>
<p><a href="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2011/03/c.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-240" title="c" src="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2011/03/c.jpg?w=92&#038;h=54" alt="" width="92" height="54" /></a>Struktur ini dibentuk oleh elemen-elemen runcing. Berat plat di tengah bentang merupakan dimensi kritis untuk kekuatan tekukan. Struktur ini tidak efisien dan tidak cocok untuk bentang lebar karena kelebihan beban untuk bentang lebar.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>7. Folded plate penyangga tepi (edge supported folded plate)</p>
<p><a href="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2011/03/d.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-241" title="d" src="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2011/03/d.jpg?w=93&#038;h=34" alt="" width="93" height="34" /></a>Pada struktur ini, plat tepi dapat dikurangi dan struktur atap dapat dibuat terlihat sangat tipis jika plat tepi ditopang oleh rangkaian kolom. Struktur ini cocok digunakan untuk bangunan dengan estetika tinggi dengan desain atap yang tipis.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>8. Folded plate truss</p>
<p><a href="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2011/03/e.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-242" title="e" src="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2011/03/e.jpg?w=109&#038;h=64" alt="" width="109" height="64" /></a>Terdapat ikatan horizontal melintang di sisi lebar hanya di tepi bangunan. Hal ini memungkinkan folded plate digunakan pada bentang lebar dengan pertimbangan struktural yang matang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>9. Rangka kaku folded plate</p>
<p><a href="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2011/03/f.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-243" title="f" src="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2011/03/f.jpg?w=146&#038;h=73" alt="" width="146" height="73" /></a>Sebuah lengkung dengan segmen lurus biasanya disebut rangka kaku. Struktur ini tidak efisien untuk bentuk kurva lengkung karena momen tekuk lebih besar.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pramudyawardhani.wordpress.com/226/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pramudyawardhani.wordpress.com/226/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pramudyawardhani.wordpress.com/226/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pramudyawardhani.wordpress.com/226/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pramudyawardhani.wordpress.com/226/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pramudyawardhani.wordpress.com/226/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pramudyawardhani.wordpress.com/226/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pramudyawardhani.wordpress.com/226/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pramudyawardhani.wordpress.com/226/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pramudyawardhani.wordpress.com/226/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pramudyawardhani.wordpress.com/226/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pramudyawardhani.wordpress.com/226/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pramudyawardhani.wordpress.com/226/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pramudyawardhani.wordpress.com/226/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pramudyawardhani.wordpress.com&amp;blog=12420757&amp;post=226&amp;subd=pramudyawardhani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pramudyawardhani.wordpress.com/2011/03/23/folded-plate/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<georss:point>0.000000 0.000000</georss:point>
		<geo:lat>0.000000</geo:lat>
		<geo:long>0.000000</geo:long>
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/badbe7542be1a3a4d845f832a2f6ab4c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">putripramudyawardhani</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2011/03/untitled.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Folded Plate</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2011/03/1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">struktur</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2011/03/21.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">kertas</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2011/03/3.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">3</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2011/03/4.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">4</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2011/03/6.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">6</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2011/03/7.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">7</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2011/03/z.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">z</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2011/03/a.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">a</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2011/03/b.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">b</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2011/03/c.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">c</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2011/03/d.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">d</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2011/03/e.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">e</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2011/03/f.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">f</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Lebih Nyaman dengan Lantai Kayu</title>
		<link>http://pramudyawardhani.wordpress.com/2010/11/15/lebih-nyaman-dengan-lantai-kayu/</link>
		<comments>http://pramudyawardhani.wordpress.com/2010/11/15/lebih-nyaman-dengan-lantai-kayu/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Nov 2010 00:33:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>putri pramudya wardhani</dc:creator>
				<category><![CDATA[arsitektur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pramudyawardhani.wordpress.com/?p=205</guid>
		<description><![CDATA[lantai kayu?siapa takut&#8230; !!! Penggunaan lantai kayu sebenarnya sudah banyak dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Bahkan pada beberapa daerah, penggunaan lantai kayu menjadi ciri khas yang identik dengan rumah &#8211; rumah tradisional. Kayu merupakan bahan bangunan yang umum dan banyak tersedia sehingga kayu dapat digunakan untuk semua elemen bangunan seperti lantai, dinding, konstruksi bangunan dan atap [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pramudyawardhani.wordpress.com&amp;blog=12420757&amp;post=205&amp;subd=pramudyawardhani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/11/058e1e93-2421-4a30-9013-25f13f31f018.jpg"><br />
</a></p>
<p>lantai kayu?siapa takut&#8230; !!!</p>
<p>Penggunaan lantai kayu sebenarnya sudah banyak dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Bahkan pada beberapa daerah, penggunaan lantai kayu menjadi ciri khas yang identik dengan rumah &#8211; rumah tradisional. Kayu merupakan bahan bangunan yang umum dan banyak tersedia sehingga kayu dapat digunakan untuk semua elemen bangunan seperti lantai, dinding, konstruksi bangunan dan atap sirap. Selain itu, alternatif penggunaan kayu juga dilakukan karena sifatnya yang luwes dan lugas, mengesankan sisi kontemporer yang elegan.</p>
<p><a href="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/11/058e1e93-2421-4a30-9013-25f13f31f018.jpg"><img title="penggunaan kayu pada lantai" src="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/11/058e1e93-2421-4a30-9013-25f13f31f018.jpg?w=252&#038;h=252" alt="" width="252" height="252" /></a></p>
<p>Karakteristik kayu sebagai bahan bangunan juga menjadi alasan utama dalam pemakaian kayu antara lain mudah dibentuk, cukup kuat dan mampu menampilkan sosok yang menarik baik dari bentuk warna maupun teksturnya. Penentuan kayu sebagai interior rumah juga berdasarkan alasan kesan alamiah yang berusaha ditampilkan kayu ketika diterapkan dalam rumah.</p>
<p>Saat ini lantai kayu telah menjadi bahan yang popular untuk rumah tinggal karena selain memberikan kehangatan yang berasal dan warna aslinya, lantai kayu juga memberikan efek sophisticated, mewah dan natural serta kesan lain yang dikondisikan oleh para arsitek atau desainer interior. Pada sisi lain, pemakaian lantai kayu juga bisa saja melambangkan kesederhanaan dan keramah tamahan sekaligus didalam rumah, misalnya dengan menerapkan desain kayu yang simple dan terbuka.</p>
<p>Menggunakan Lantai Kayu tentu terkait dengan fungsi dan estetika yang ingin dicapai. Biasanya dengan menggunakan kayu sebagai penutup lantai penampilan ruang cenderung rapi dan bersih. Menggunakan lantai kayu di dalam rumah atau bangunan lain tidak akan membosankan karena kayu menyeimbangkan suhu ruang dan terasa nyaman di telapak kaki karena kayu memiliki serat dan pola yang halus.</p>
<p>Dari segi penampilan, kayu tidak kalah dengan bahan bangunan lain. Oleh sebab itulah, berbagai gaya rancangan seperti gaya kontemporer modern, etnik atau klasik sangat cocok menggunakan lantai kayu karena fungsi dan penampilannya sangat fleksibel.<br />
JENIS LANGGAM ARSITEKTUR DENGAN UNSUR KAYU</p>
<p><em><a href="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/11/b_rumah-kontemporer.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-209" title="kontemporer" src="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/11/b_rumah-kontemporer.jpg?w=183&#038;h=129" alt="" width="183" height="129" /></a>Kontemporer</em><br />
Kontemporer sebagai salah satu seni yang terpengaruh dampak modernisasi, pada dasarnya merupakan desain rumah dengan menggunakan interior yang bersifat modern, seperti penataan ruang dengan elemen furniture yang minimalis. Namun, hal ini tidak berarti kayu tidak dapat diterapkan, lantai kayu berperan untuk menguatkan karakter kontemporer serta memberi nilai tambah rancangannya karena lantai kayu sangat mudah dikombinasikan dengan bahan lain seperti bahan industrial yang menjadi ciri gaya kontemporer.<span id="more-205"></span></p>
<p><em><a href="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/11/01-contemporary-house-plans-seattle-skyline1.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-211" title="modern house" src="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/11/01-contemporary-house-plans-seattle-skyline1.jpg?w=181&#038;h=120" alt="" width="181" height="120" /></a>Modern</em><br />
Bangunan modern yang identik dengan bentuk isometris, kubis atau semua sisi dalam kesatuan bentuk, dinding, elemen jendela, atap, semuany  menyatu dalam 1 komposisi bangunan. Kesan kaku yang diciptakan dari gubahan bentuk rumah modern memerlukan kayu sebagai pemberi kesan alami. Penggunaan lantai kayu pada rancangan modern berfungsi untuk “melembutkan atau “melunakkan’ kesan keras” bangunan modern yang biasanya selalu menggunakan bahan teknologi tinggi seperti kaca, baja, metal dan aluminium. Selain itu sifat lantai kayu dapat memberikan kehangatan pada seluruh ruang.<!--more--></p>
<p><em><a href="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/11/images.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-212" title="rumah etnik" src="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/11/images.jpg?w=594" alt=""   /></a>Etnik</em><br />
Untuk gaya rancangan etnik, lantai kayu menjadi primadona karena biasanya pada rancangan tipe ini penggunaan bahan kayu lebih maksimal karena memberikan kesan tradisional serta alami. Lantai kayu pada gaya etnik bersanding harmonis dengan furnitur kayu atau konstruksi kayu yang biasanya lebih dominan pada gaya ini.<!--more--></p>
<p><em><a href="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/11/victoria.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-213" title="rumah klasik" src="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/11/victoria.jpg?w=162&#038;h=115" alt="" width="162" height="115" /></a>Klasik</em><br />
Penggunakan lantai kayu pada bangunan bergaya klasik akan menampilkan kesan bersahabat dan homi yang tidak didapat dari jenis bahan lain seperti marmer atau granit. Namun pada umumnya penggunaan kayu pada langgam arsitektur ini memang lebih banyak digunakan pada elemen perabot rumah tangga dengan kesan tradisional yang mewah. <!--more--></p>
<p>JENIS LANTAI KAYU</p>
<p>Terdapat beberapa jenis lantai parket yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan, yaitu :</p>
<p><em>Solid Parquet</em><br />
Parquet atau parket yang terbuat dari solid wood.</p>
<p><em>Engineer Parquet</em><br />
Parket yang terbuat dari kayu asli dengan teknologi layer. Susunan layer terdiri dari face, middle, back untuk mencapai tingkat kestabilan yang sempurna.</p>
<p><em>Paper Laminated Parquet</em><br />
Merupakan parket yang bahannya bukan solid wood melainkan dari bubuk kayu/paper yang dicetak bersama lem kemudian dilaminating dengan kertas. Laminated parquet diproduksi sebagai alternatif parket kayu untuk menjangkau harga.</p>
<p>Saat ini terdapat berbagai jenis lantai kayu untuk berbagai keperluan Teknologi produksi bahan lantai kayu telah berkembang pesat sejalan dengan meningkatnya kebutuhan bahan ini. Jenis parket yang kita kenal secara umum adalah generasi lantai kayu menggantikan lantai papan untuk rumah yang bukan panggung.</p>
<p><a href="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/11/solid-engineered-wood-parquet1.jpg"><br />
</a><!--more-->JENIS KAYU U/ LANTAI</p>
<p><em>Kayu Jati</em><br />
Jenis kayu keras yang sangat tahan terhadap cuaca dan temperatur tinggi. Kayu jati banyak dipakai sebagai bahan dasar konstruksi bangunan di negara-negara Timur termasuk Indonesia</p>
<p><em>Kayu Kamper</em><br />
Sejenis kayu damar laut yang sangat kuat daya tahan pemakaiannya. Oleh sebab itu jenis kayu ini kerap digunakan untuk penutup lantai bahkan untuk konstruksi.</p>
<p><em>Kayu Nyatoh</em><br />
Sangat kuat dan tahan lama untuk jangka waktu panjang. Bisa dipotong menurut alur urat kayunya tetapi tidak mudah dikerjakan atau dipahat. Urat kayunya kasar dan cukup empuk. Berwarna cokelat kemerah-merahan.</p>
<p><em>Kayu Mahony</em><br />
Berwarna gelap lantai dengan ciri warna kayu keras tropis yang memiliki urat kayu teratur. Daya tahan alami terhadap ngengat, kuat dan mudah dipahat. Saat ini mahogany masih banyak diminati sebagai penutup lantai.</p>
<p><em>Kayu Sungkai</em><br />
Merupakan jenis kayu yang sangat popular dalam rancangan kontemporer dan sangat baik untuk melapisi permukaan khususnya pada lantai. Alur urat kayunya beraturan, warnanya terang dan ketahanannya bisa dibuktikan.</p>
<p>Ada pula jenis kayu lain seperti kayu balam, hevea, mindi, bangkirai, kempas dan merbau. Untuk jenis kayu impor biasanya menggunakan kayu beech, walnut, oak, maple, iroko, cherry dan sebagainya yang masing-masing memiliki penampilan serat dan warna yang berbeda.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pramudyawardhani.wordpress.com/205/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pramudyawardhani.wordpress.com/205/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pramudyawardhani.wordpress.com/205/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pramudyawardhani.wordpress.com/205/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pramudyawardhani.wordpress.com/205/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pramudyawardhani.wordpress.com/205/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pramudyawardhani.wordpress.com/205/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pramudyawardhani.wordpress.com/205/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pramudyawardhani.wordpress.com/205/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pramudyawardhani.wordpress.com/205/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pramudyawardhani.wordpress.com/205/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pramudyawardhani.wordpress.com/205/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pramudyawardhani.wordpress.com/205/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pramudyawardhani.wordpress.com/205/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pramudyawardhani.wordpress.com&amp;blog=12420757&amp;post=205&amp;subd=pramudyawardhani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pramudyawardhani.wordpress.com/2010/11/15/lebih-nyaman-dengan-lantai-kayu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		<georss:point>0.000000 0.000000</georss:point>
		<geo:lat>0.000000</geo:lat>
		<geo:long>0.000000</geo:long>
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/badbe7542be1a3a4d845f832a2f6ab4c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">putripramudyawardhani</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/11/058e1e93-2421-4a30-9013-25f13f31f018.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">penggunaan kayu pada lantai</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/11/b_rumah-kontemporer.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">kontemporer</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/11/01-contemporary-house-plans-seattle-skyline1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">modern house</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/11/images.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">rumah etnik</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/11/victoria.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">rumah klasik</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PENATAAN RUANG BAGI PENYANDANG CACAT</title>
		<link>http://pramudyawardhani.wordpress.com/2010/10/27/penataan-ruang-bagi-penyandang-cacat/</link>
		<comments>http://pramudyawardhani.wordpress.com/2010/10/27/penataan-ruang-bagi-penyandang-cacat/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Oct 2010 01:27:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>putri pramudya wardhani</dc:creator>
				<category><![CDATA[arsitektur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pramudyawardhani.wordpress.com/?p=188</guid>
		<description><![CDATA[Adakah yang peduli dengan penyandang cacat? Benarkah dunia arsitektur kita nggak terlalu bersahabat dengan para penyandang cacat?Meskipun jumlah masyarakat dengan kemampuan normal menjadi mayoritas, namun bukan berarti perancangan dalam arsitektur tidak mempertimbangkan tempat yang nyaman dan bersahabat untuk penyandang cacat loh.. ^^ Membangun bagi lingkungan hidup dan manusia juga berarti membangun bagi penyandang cacat, sebuah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pramudyawardhani.wordpress.com&amp;blog=12420757&amp;post=188&amp;subd=pramudyawardhani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/10/logo-penyandang-cacat-jpg.png"><img class="aligncenter size-full wp-image-189" title="logo-penyandang-cacat.jpg" src="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/10/logo-penyandang-cacat-jpg.png?w=594" alt=""   /></a>Adakah yang peduli dengan penyandang cacat?</p>
<p>Benarkah dunia arsitektur kita nggak terlalu bersahabat dengan para  penyandang cacat?Meskipun jumlah masyarakat dengan kemampuan normal menjadi mayoritas, namun bukan berarti perancangan dalam arsitektur tidak mempertimbangkan tempat yang nyaman dan bersahabat untuk penyandang cacat loh.. ^^</p>
<p>Membangun bagi lingkungan hidup dan manusia juga berarti membangun bagi penyandang cacat, sebuah fasilitas yang dapat dinikmati penyandang cacat tentunya juga dapat dinikmati oleh masyarakat secara luas. Dalam dunia arsitektur, perancangan tidak hanya bagi masyarakat normal saja, masyarakat penyandang cacat yang juga membutuhkan bantuan merupakan salah satu objek yang menjadi bahan pertimbangan aspek perancangan.</p>
<p>Nah, sebagai salah satu aspek pertimbangan dalam perancangan, untuk itu tulisan ini dibuat sebagai bahan masukan bagi perancangan desain kamar tidur dan kamar mandi bagi orang yang memiliki kekurangan fisik, dalam hal ini orang yang menggunakan kursi roda.</p>
<p><strong>Kamar Tidur</strong></p>
<p><a href="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/10/ant_kal_1501.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-191" title="ant_kal_150" src="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/10/ant_kal_1501.jpg?w=300&#038;h=200" alt="" width="300" height="200" /></a>Penataan bagi kamar tidur penyandang cacat pada intinya sama saja dengan penataan pada kamar tidur orang normal, hanya saja perbedaaan terletak pada sirkulasinya. Penyandang cacat memiliki ukuran dan dimensi standard untuk penempatan sirkulasi. Ukuran dasar penataan inilah yang dijadikan standard dalam penempatan dan perancangan sirkulasi bagi penyandang cacat. <a href="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/10/untitled.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-192" title="ukuran standard penyandang cacat" src="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/10/untitled.jpg?w=378&#038;h=225" alt="" width="378" height="225" /></a></p>
<p><a href="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/10/untitled1.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-193" title="standar kursi roda" src="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/10/untitled1.jpg?w=378&#038;h=231" alt="" width="378" height="231" /></a><br />
-Ruang sirkulasi di depan pintu kamar minimal memiliki luasan area 152,4cm x 152,4 cm. Hal ini memudahkan pengguna kursi roda untuk melakukan perputaran sehingga lebih leluasa dalam bergerak. Perbedaan ketinggian lantai yang biasanya terdapat antara kamar tidur dengan luar ruang, seharusnya diatasi dengan membuat ram yang memiliki kemiringan tidak lebih dari 15o. Selain itu perbedaan ketinggian tidak boleh lebih dari dari 3 cm.</p>
<p><a href="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/10/untitled2.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-194" title="ruang bebas dengan pintu 1 daun" src="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/10/untitled2.jpg?w=389&#038;h=298" alt="" width="389" height="298" /></a>-Penggunaan pintu geser untuk memudahkan gerakan buka-tutup dan untuk menghemat ruangan. Lebar pintu usahakan &gt;80cm dengan jarak besar pintu masuk minimal 15ocm.</p>
<p><span id="more-188"></span><!--more--><br />
<a href="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/10/untitled3.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-195" title="penataan kamar tidur penyandang cacat" src="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/10/untitled3.jpg?w=336&#038;h=212" alt="" width="336" height="212" /></a>-Untuk memudahkan akses usahakan penempatan pintu dan ruang di sebelah tempat tidur sejalur. Space ruang sirkulasi antara tempat tidur dan dinding berjarak &gt; 125m, berguna untuk memberi ruang untuk akses ke tempat tidur dan melakukan gerakan berputar. Menurut standart yang berlaku minimum area yang digunakan untuk kursi roda adalah 121,9cm x 121,9cm.</p>
<p><!--more--><!--more--></p>
<p><strong>TOILET &#8212;- KAMAR MANDI</strong></p>
<p>Kamar mandi bagi penyandang cacat khususnya yang menggunakan kursi roda seharusnya dirancang dengan memperhatikan bagaimana pergerakan kursi roda didalam ruangan. Memiliki ruang gerak yang leluasa bagi kursi roda selain itu ketinggian tempat duduk kloset juga harus sesuai dengan ketinggian kursi roda, sekitar 45 &#8211; 50 cm. Perancangan ini dilakukan guna menghasilkan perancangan yang nyaman bagi penyandang cacat.</p>
<p>Hal lain yang harus diperhatikan pada penempatan kertas tisue, tempat sabun dan sikat gigi serta peralatan lain yang digunakan oleh penyandang cacat kursi roda harus dapat dijangkau leluasa dan tidak ditempatkan pada ketinggian yang sulit dijangkau.</p>
<p><a href="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/10/untitled4.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-197" title="potongan peletakkan kloset" src="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/10/untitled4.jpg?w=314&#038;h=238" alt="" width="314" height="238" /></a><a href="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/10/untitled5.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-198" title="Analisa ruang gerak penyandang cacat" src="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/10/untitled5.jpg?w=381&#038;h=366" alt="" width="381" height="366" /></a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pramudyawardhani.wordpress.com/188/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pramudyawardhani.wordpress.com/188/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pramudyawardhani.wordpress.com/188/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pramudyawardhani.wordpress.com/188/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pramudyawardhani.wordpress.com/188/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pramudyawardhani.wordpress.com/188/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pramudyawardhani.wordpress.com/188/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pramudyawardhani.wordpress.com/188/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pramudyawardhani.wordpress.com/188/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pramudyawardhani.wordpress.com/188/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pramudyawardhani.wordpress.com/188/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pramudyawardhani.wordpress.com/188/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pramudyawardhani.wordpress.com/188/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pramudyawardhani.wordpress.com/188/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pramudyawardhani.wordpress.com&amp;blog=12420757&amp;post=188&amp;subd=pramudyawardhani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pramudyawardhani.wordpress.com/2010/10/27/penataan-ruang-bagi-penyandang-cacat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/badbe7542be1a3a4d845f832a2f6ab4c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">putripramudyawardhani</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/10/logo-penyandang-cacat-jpg.png" medium="image">
			<media:title type="html">logo-penyandang-cacat.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/10/ant_kal_1501.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">ant_kal_150</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/10/untitled.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">ukuran standard penyandang cacat</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/10/untitled1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">standar kursi roda</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/10/untitled2.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">ruang bebas dengan pintu 1 daun</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/10/untitled3.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">penataan kamar tidur penyandang cacat</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/10/untitled4.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">potongan peletakkan kloset</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/10/untitled5.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Analisa ruang gerak penyandang cacat</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>“THE IMPACT OF HIGH POPULATION DENSITY  TO SEA WATER INTRUSION AND SOCIAL LIFE”</title>
		<link>http://pramudyawardhani.wordpress.com/2010/09/01/%e2%80%9cthe-impact-of-high-population-density-to-sea-water-intrusion-and-social-life%e2%80%9d/</link>
		<comments>http://pramudyawardhani.wordpress.com/2010/09/01/%e2%80%9cthe-impact-of-high-population-density-to-sea-water-intrusion-and-social-life%e2%80%9d/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Sep 2010 05:38:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>putri pramudya wardhani</dc:creator>
				<category><![CDATA[penelitian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pramudyawardhani.wordpress.com/?p=179</guid>
		<description><![CDATA[ABSTRACT The decreasing of ground water surface and ground water quality occur in many housing areas. Rapid growing population in housing areas can be one major reason of why this is happening. In some housing areas, a growing population rate accompanied by the growing of residential area, so residents who had a small house at [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pramudyawardhani.wordpress.com&amp;blog=12420757&amp;post=179&amp;subd=pramudyawardhani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/09/3474kehidupan-sosial-vs-internet.gif"><img class="aligncenter size-full wp-image-180" title="3474kehidupan-sosial-vs-internet" src="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/09/3474kehidupan-sosial-vs-internet.gif?w=594" alt=""   /></a></p>
<p><strong>ABSTRACT</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>The decreasing of ground water surface and ground water quality occur in many housing areas. Rapid growing population in housing areas can be one major reason of why this is happening. In some housing areas, a growing population rate accompanied by the growing of residential area, so residents who had a small house at the beginning, modify their house became larger by using an open space purposed land. This situation encourages the density of housing building raised which affects the reducing level of water infiltration into the soil. It establishes the existence of sea water intrusion. In addition, it also impacts community social life. High population density affects negatively resident privacy.</p>
<p><strong>Keywords: <em>population density, sea water intrusion, the impact of social density</em>. </strong></p>
<p><strong>for futher explanation and brief description&#8230; please contact mee ^^<br />
</strong></p>
<p><strong><br />
</strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pramudyawardhani.wordpress.com/179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pramudyawardhani.wordpress.com/179/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pramudyawardhani.wordpress.com/179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pramudyawardhani.wordpress.com/179/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pramudyawardhani.wordpress.com/179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pramudyawardhani.wordpress.com/179/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pramudyawardhani.wordpress.com/179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pramudyawardhani.wordpress.com/179/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pramudyawardhani.wordpress.com/179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pramudyawardhani.wordpress.com/179/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pramudyawardhani.wordpress.com/179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pramudyawardhani.wordpress.com/179/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pramudyawardhani.wordpress.com/179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pramudyawardhani.wordpress.com/179/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pramudyawardhani.wordpress.com&amp;blog=12420757&amp;post=179&amp;subd=pramudyawardhani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pramudyawardhani.wordpress.com/2010/09/01/%e2%80%9cthe-impact-of-high-population-density-to-sea-water-intrusion-and-social-life%e2%80%9d/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<georss:point>0.000000 0.000000</georss:point>
		<geo:lat>0.000000</geo:lat>
		<geo:long>0.000000</geo:long>
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/badbe7542be1a3a4d845f832a2f6ab4c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">putripramudyawardhani</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/09/3474kehidupan-sosial-vs-internet.gif" medium="image">
			<media:title type="html">3474kehidupan-sosial-vs-internet</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Si Cangkang Telur yg Menginspirasi Struktur Shell</title>
		<link>http://pramudyawardhani.wordpress.com/2010/07/16/si-cangkang-telur-yg-menginspirasi-struktur-shell/</link>
		<comments>http://pramudyawardhani.wordpress.com/2010/07/16/si-cangkang-telur-yg-menginspirasi-struktur-shell/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Jul 2010 02:18:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>putri pramudya wardhani</dc:creator>
				<category><![CDATA[building]]></category>
		<category><![CDATA[http://aveliansyah.wordpress.com/]]></category>
		<category><![CDATA[http://lyric13.wordpress.com/]]></category>
		<category><![CDATA[http://vhianzhee.wordpress.com/]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pramudyawardhani.wordpress.com/?p=143</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Mana Duluan? Ayam atau Telur?&#8221; Pertanyaan retorika diatas seringkali menjadi sebuah pembahasan hangat diantara para ilmuwan. VIVAnews telah menemukan jawabannya dengan mengindikasi bahwa yang ditemukan pertama kali adalah Ayam (info lebih lengkap kunjungi Yahoo News). Well..disini kita tidak akan membahas hal tersebut, dunia arsitektur tidak mendebatkan mana yang duluan ada..satu hal yang unik dari cangkang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pramudyawardhani.wordpress.com&amp;blog=12420757&amp;post=143&amp;subd=pramudyawardhani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/07/11.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-155" title="Cangkang Telur" src="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/07/11.jpg?w=300&#038;h=228" alt="" width="300" height="228" /></a>&#8220;Mana Duluan? Ayam atau Telur?&#8221;</p>
<p>Pertanyaan retorika diatas seringkali menjadi sebuah pembahasan hangat diantara para ilmuwan. VIVAnews telah menemukan jawabannya dengan mengindikasi bahwa yang ditemukan pertama kali adalah Ayam (info lebih lengkap kunjungi Yahoo News).</p>
<p>Well..disini kita tidak akan membahas hal tersebut, dunia arsitektur tidak mendebatkan mana yang duluan ada..satu hal yang unik dari cangkang telur ini adalah kekuatan dan daya tahannya menerima beban yang pada akhirnya menginspirasi dunia struktur pada bangunan &#8211; bangunan modern.</p>
<p>Cangkang telur memiliki kekuatan sangat luar biasa, meski beratnya  sangat ringan. Terdapat protein khusus yang ada di tubuh  ayam. Protein itu adalah adalah &#8216;tukang bangunan&#8217; tanpa lelah, menyusun  bagian-bagian cangkang mikroskopis membentuk cangkang telur. Protein itu menginisiasi proses pembentukan cangkang sebelum  menyusun bagian telur yang lain. Dengan protein yang menyusun pada struktur cangkang&#8230; hal ini sangat mungkin membentuk sebuah struktur yang kokoh.</p>
<p>Pada dunia struktur, ciri – ciri dari perisai yang kokoh adalah bentuknya yang lengkung dan berbahan keras dan padat. Pengertian ini oleh manusia diwujudkan sebagai struktur cangkang. Pada masa kini, bentuk cangkang masih harus berbentuk geometrik yang dapat dimengerti dan diterjemahkan dalam kemampuan matematis untuk dapat dilaksanakan.</p>
<p>Cangkang umumnya menerima beban yang merata yang dan dapat menutup ruangan besar dibandingkan dengan tipisnya pelat cangkang. Oleh karena itu, pelat cangkang paling baik digunakan pada bentang besar tanpa pembagian interior seperti stadion, stasiun, masjid, exhibition hall dan bangunan bentang besar lainnya.</p>
<p>Istilah cangkang oleh <em>Salvadori dan Levy</em> (1986) disebut kulit kerang. Sebuah kulit kerang tipis merupakan membran melengkung cukup tipis yang mengerahkan tegangan – tegangan lentur yang dapat diabaikan pada sebagian besar permukaannya, akan tetapi cukup besar sehingga tidak akan menekuk dibawah tegangan tekan kecil seperti yang akan terjadi pada membran ideal.</p>
<p>STRUKTUR SHELL</p>
<p>Nah..membahas mengenai struktur cangkang pasti akan menyangkut pada struktur Shell secara tidak langsung. Karena pada dasarnya shell diambil dari beberapa bentuk yang ada dialam seperti kulit telur, cangkang keong dan sebagainya. Shell merupakan bentuk struktural tiga dimensi yang kaku dan tipis dan mempunyai permukaan lengkung. Shell harus didirikan dari material yang dapat dilengkungkan seperti beton bertulang, kayu, logam, bata, batu dan plastik. Untuk mempelajari perilaku Shell adalah dengan menganalogikan dengan membran yang merupakan permukaan.</p>
<p>Pada shell, gaya – gaya dalam bidang yang berarah mereditional disebabkan oleh beban penuh. Pada shell, tekanan yang diberikan oleh gaya – gaya melingkar tidak menyebabkan timbulnya momen lentur dalam arah mereditional. Dengan demikian, shell dapat memikul variasi beban cukup dengan tekanan bidang.</p>
<p><em>Persyaratan Struktur Shell</em></p>
<p>Suatu Struktur Shell harus mempunyai tiga syarat yaitu :</p>
<p>1. Harus mempunyai bentuk lengkung, tunggal maupun ganda (<em>single or double). </em></p>
<p>2. Harus tipis terhadap permukaan ataupun bentangannya</p>
<p>3. Harus dibuat dari bahan keras, kuat, ulet dan tahan terhadap tarikan dan tekanan.</p>
<p>Untuk menentukan struktur yang tepat yang akan digunakan pada suatu bangunan, langkah bijak pertama yang harus dilakukan adalah dengan mengetahui struktur yang ada beserta sifat dan penggunaannya..</p>
<p>Bentuk shell diklasifikasikan menjadi tiga macam sesuai dengan bentuk terjadinya :</p>
<p>1. Rotational Surface</p>
<p>Adalah bidang yang diperoleh bilamana suatu garis lengkung yang datar diputar terhadap suatu sumbu. Shell dengan permukaan ratisional dapat dibagi tiga yaitu, Spherical Surface, Elliptical Surface, Parabolic Surface.</p>
<p>2. Transitional Surface</p>
<p>Adalah bidang yang diperoleh bilamana ujung – ujung suatu garis lurus digeser pada dua bidang sejajar. Shell dengan permukaan transitional dibagi dua yaitu Cylindrical Surface dan Elliptical Surface.</p>
<p><span id="more-143"></span><a href="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/07/21.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-146" title="Spherical, Elliptical Surface" src="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/07/21.jpg?w=300&#038;h=130" alt="" width="300" height="130" /></a></p>
<p><a href="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/07/3.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-147" title="Cylindrical &amp; Elliptical Surface" src="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/07/3.jpg?w=300&#038;h=115" alt="" width="300" height="115" /></a></p>
<p><!--more--><!--more--></p>
<p><a href="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/07/hyperbolic-paraboloid-conoid.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-148" title="Hyperbolic Paraboloid &amp; Conoid" src="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/07/hyperbolic-paraboloid-conoid.jpg?w=190&#038;h=108" alt="" width="190" height="108" /></a>3. Translational Surface</p>
<p>Adalah bidang yang diperoleh dengan garis lengkung yang datar digeser sejajar diri sendiri terhadap garis lengkung yang datar lainnya. Shell dengan translational dibagi menjadi Hyperbolic Paraboloid dan Conoid.</p>
<p><!--more--></p>
<h1 style="text-align:justify;"><em><!--more-->Syarat Shell</em></h1>
<p>Struktur Shell pada umumnya harus memiliki syarat – syarat yang dapat diterapkan sehingga menunjang kemampuan Shell sebagai sebuah struktur. Syarat – syarat yang diperlukan adalah sebagai berikut :</p>
<p>1.    Harus memiliki bentuk lengkung tunggal atau ganda (Single or Double Curves)</p>
<p>2.    Harus tipis terhadap bentuk permukaan atau bentangannya</p>
<p>3.         Harus dibuat dari bahan yang keras, ulet dan tahan terhadap tarikan dan tekanan</p>
<p><!--more--></p>
<p><em>Penggolongan Shell</em></p>
<p>Sebagai sebuah struktur menurut Sukawi (2010), Shell digolongkan menjadi beberapa macam berdasarkan :</p>
<p>1. Secara Geometri</p>
<p><a href="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/07/penggolongan-shell.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-149" title="penggolongan shell" src="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/07/penggolongan-shell.jpg?w=300&#038;h=187" alt="" width="300" height="187" /></a>2. Berdasarkan Proses Pembentukan</p>
<p><a href="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/07/penggolongan-shell1.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-150" title="penggolongan shell" src="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/07/penggolongan-shell1.jpg?w=300&#038;h=184" alt="" width="300" height="184" /></a></p>
<p>3. Berdasarkan Penggolongan Kedudukan Kurva</p>
<p><a href="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/07/penggolongan-shell-jpg.png"><img class="aligncenter size-medium wp-image-151" title="penggolongan shell.jpg" src="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/07/penggolongan-shell-jpg.png?w=300&#038;h=187" alt="" width="300" height="187" /></a></p>
<p>Bentuk Struktur yang baik dan menyisakan banyak ruang didalamnya sehingga tidak memerlukan tiang penyangga pada bagian interior bangunan, struktur Shell banyak digunakan sebagai struktur pada bangunan publik. Beberapa contoh bangunan yang menggunakan struktur Shell adalah :</p>
<p>1. ROYAN MARKET HALL &#8211; PARIS</p>
<p><a href="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/07/view-front-market-hall-royan.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-152" title="View Front Market Hall Royan" src="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/07/view-front-market-hall-royan.jpg?w=300&#038;h=190" alt="" width="300" height="190" /></a><!--more--></p>
<p>Tabel 1. Identitas Bangunan Market Hall Royan</p>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td width="161" valign="top"><strong>Lokasi</strong></td>
<td width="416" valign="top"><strong>Royan,   Charante – Maritime, Poitou – charente, Perancis</strong></td>
</tr>
<tr>
<td width="161" valign="top"><strong>Tahun   Pembuatan</strong></td>
<td width="416" valign="top">1955 &#8211; 1956</td>
</tr>
<tr>
<td width="161" valign="top"><strong>Jenis Bangunan</strong></td>
<td width="416" valign="top">Market Hall</td>
</tr>
<tr>
<td width="161" valign="top"><strong>Fungsi   Bangunan</strong></td>
<td width="416" valign="top">sarana umum</td>
</tr>
<tr>
<td width="161" valign="top"><strong>Jenis   Konstruksi</strong></td>
<td width="416" valign="top">Concrete Shell</td>
</tr>
<tr>
<td width="161" valign="top"><strong>Arsitek</strong></td>
<td width="416" valign="top">Louis Simon,   Andre Morisseau dan Rene Sarger</td>
</tr>
<tr>
<td width="161" valign="top"><strong>Luas Bangunan</strong></td>
<td width="416" valign="top">diameter 52.40   meter</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><!--more-->2. CENTER OF NEW INDUSTRIES AND TECHNOLOGIES</p>
<p>Center of New Industries and Technologies yang lebih dikenal sebagai CNIT ini terletak di Puteaux , Perancis , merupakan salah satu bangunan pertama yang dibangun di La Défense di Paris , Perancis. Memiliki bentuk seperti cangkang keong dan struktur Shell, bangunan ini memiliki bentang dan luasan yang lebar didalamnya.</p>
<p><a href="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/07/center-of-new-industries-and-technologies.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-153" title="Center of New Industries and Technologies" src="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/07/center-of-new-industries-and-technologies.jpg?w=300&#038;h=119" alt="" width="300" height="119" /></a><!--more--></p>
<p><strong>Tabel 2.</strong> Identitas Bangunan Center of New Industries and Technologies</p>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="0" width="624">
<tbody>
<tr>
<td width="170" valign="top"><strong>Lokasi</strong></td>
<td width="454" valign="top"><a href="http://en.structurae.de/geo/geoid/index.cfm?ID=90">La Défense   di Paris </a>, Puteaux <a href="http://en.structurae.de/geo/geoid/index.cfm?ID=10767">Perancis </a><strong> </strong></td>
</tr>
<tr>
<td width="170" valign="top"><strong>Tahun   Pembuatan</strong></td>
<td width="454" valign="top">1956 &#8211; 1958</td>
</tr>
<tr>
<td width="170" valign="top"><strong>Jenis Bangunan</strong></td>
<td width="454" valign="top">Exhibition Center</td>
</tr>
<tr>
<td width="170" valign="top"><strong>Fungsi   Bangunan</strong></td>
<td width="454" valign="top">Convention Center</td>
</tr>
<tr>
<td width="170" valign="top"><strong>Jenis   Konstruksi</strong></td>
<td width="454" valign="top">Concrete Shell</td>
</tr>
<tr>
<td width="170" valign="top"><strong>Arsitek</strong></td>
<td width="454" valign="top"><a title="Robert Edouard Camelot (page does not exist)" href="http://en.wikipedia.org/w/index.php?title=Robert_Edouard_Camelot&amp;action=edit&amp;redlink=1">Robert Edouard Camelot</a>, <a title="Jean de Mailly (page does not exist)" href="http://en.wikipedia.org/w/index.php?title=Jean_de_Mailly&amp;action=edit&amp;redlink=1">Jean de Mailly</a>, <a title="Bernard Zehrfuss" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Bernard_Zehrfuss">Bernard   Zehrfuss</a><a title="Jean Prouvé" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Jean_Prouv%C3%A9">Jean, Prouvé</a></td>
</tr>
<tr>
<td width="170" valign="top"><strong>Kontraktor</strong></td>
<td width="454" valign="top"><a title="Nicolas Esquillan (page does not exist)" href="http://en.wikipedia.org/w/index.php?title=Nicolas_Esquillan&amp;action=edit&amp;redlink=1">Nicolas Esquillan</a></td>
</tr>
<tr>
<td width="170" valign="top"><strong>Tinggi Langit – langit </strong></td>
<td width="454" valign="top">+46 m (151&#8242;) diatas permukaan   laut</td>
</tr>
<tr>
<td width="170" valign="top"><strong>Panjang Bangunan </strong></td>
<td width="454" valign="top">218 m (715 kaki)</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><!--more-->3. SDYNEY OPERA HOUSE</p>
<p>Dibangun di kawasan Benellong Point diatas teluk Sydney yang dulunya difungsikan sebagai gudang penyimpanan kereta trem. oleh Jorn Utzon diubah menjadi suatu mahakarya yang indah dan dikenang sepanjang masa pada tahun 1957 untuk memenuhi ambisi pemerintah setempat. Luas Sydney Opera House adalah 1,8 hektar dan 2,2 hektar luas lahannya. Luas lantai yang dapat dipakai adalah 4,5 hektar. Panjang bangunan adalah 185 m dan lebar 120 meter.</p>
<p><a href="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/07/sdyney-opera-house.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-156" title="Sdyney Opera House" src="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/07/sdyney-opera-house.jpg?w=300&#038;h=157" alt="" width="300" height="157" /></a><!--more--></p>
<p><strong>Tabel 2.</strong> Identitas Bangunan Sdyney Opera House</p>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="0" width="576">
<tbody>
<tr>
<td width="170" valign="top"><strong>Lokasi</strong></td>
<td width="406" valign="top">Benellong   Point<strong> </strong></td>
</tr>
<tr>
<td width="170" valign="top"><strong>Tahun   Pembuatan</strong></td>
<td width="406" valign="top">1957</td>
</tr>
<tr>
<td width="170" valign="top"><strong>Jenis Bangunan</strong></td>
<td width="406" valign="top">Opera House</td>
</tr>
<tr>
<td width="170" valign="top"><strong>Fungsi   Bangunan</strong></td>
<td width="406" valign="top">Opera House</td>
</tr>
<tr>
<td width="170" valign="top"><strong>Jenis   Konstruksi</strong></td>
<td width="406" valign="top">Shell</td>
</tr>
<tr>
<td width="170" valign="top"><strong>Arsitek</strong></td>
<td width="406" valign="top">Jorn Utzon</td>
</tr>
<tr>
<td width="170" valign="top"><strong>Kontraktor</strong></td>
<td width="406" valign="top"><a title="Nicolas Esquillan (page does not exist)" href="http://en.wikipedia.org/w/index.php?title=Nicolas_Esquillan&amp;action=edit&amp;redlink=1">-</a></td>
</tr>
<tr>
<td width="170" valign="top"><strong>Ketinggian atap</strong><strong> </strong></td>
<td width="406" valign="top">67 meter</td>
</tr>
<tr>
<td width="170" valign="top"><strong>Bentang</strong><strong> Bangunan </strong></td>
<td width="406" valign="top">185 m x 120 m</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><!--more--></p>
<p>3. KRESGE AUDITORIUM</p>
<p>Bangunan diberi nama dari funder pokoknya, Sebastian S. Kresge, pendiri Kresge Toko dan Yayasan Kresge. Auditorium ini merupakan suatu tempat dimana mahasiswa MIT dan fakultas dapat berkumpul untuk acara resmi, yang dimaksudkan untuk kapel pernikahan dan peringatan; hijau yang membentang antara dua bangunan, dalam tradisi-Amerika awal perencanaan perkotaan, adalah untuk melayani sebagai pengaturan untuk acara publik.</p>
<p><a href="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/07/kresge-auditorium.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-157" title="Kresge Auditorium" src="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/07/kresge-auditorium.jpg?w=300&#038;h=159" alt="" width="300" height="159" /></a><!--more--></p>
<p><strong>Tabel 3.</strong> Identitas Bangunan Auditorium Kresge</p>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="0" width="576">
<tbody>
<tr>
<td width="189" valign="top"><strong>Lokasi</strong></td>
<td width="387" valign="top">Cambridge,   Massachusetts<strong> </strong></td>
</tr>
<tr>
<td width="189" valign="top"><strong>Tahun   Pembuatan</strong></td>
<td width="387" valign="top">1950 &#8211;   1955</td>
</tr>
<tr>
<td width="189" valign="top"><strong>Jenis Bangunan</strong></td>
<td width="387" valign="top">School Auditorium</td>
</tr>
<tr>
<td width="189" valign="top"><strong>Jenis   Konstruksi</strong></td>
<td width="387" valign="top">Thin Shell   Concrete Dome, Copper Roof</td>
</tr>
<tr>
<td width="189" valign="top"><strong>Arsitek</strong></td>
<td width="387" valign="top">Eero Saarinen</td>
</tr>
<tr>
<td width="189" valign="top"><strong>Tinggi Langit – langit </strong></td>
<td width="387" valign="top">50 kaki diatas permukaan laut</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><!--more-->4. <strong>Church of San José Obrero</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Church of San José Obrero merupakan sebuah contoh konstruksi luar biasa, dua shell berbentuk hyperbolic paraboloid dengan pusat gaya berat terletak di bagian tengah bangunan dimana dua shell tersebut melayang ke atas. Pembangunan Church of San José Obrero diselesaikan pada tahun 1959. Dirancang oleh Félix Candela, Enrique de la Mora y Palomar, Fernando Lopéz Carmona, sebagai sebuah sarana ibadah yaitu gereja di Monterrey, Neuvo León, Mexico.</p>
<p><a href="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/07/view-front-church-of-san-jose-obrero.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-158" title="View Front Church of San Jose Obrero" src="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/07/view-front-church-of-san-jose-obrero.jpg?w=300&#038;h=121" alt="" width="300" height="121" /></a><!--more--></p>
<p><strong>Tabel 4.</strong> Identitas Bangunan Church of San Jose Obrero</p>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="0" width="586">
<tbody>
<tr>
<td width="170" valign="top"><strong>Lokasi</strong></td>
<td width="416" valign="top">Monterrey, Neuvo León, Mexico<strong> </strong></td>
</tr>
<tr>
<td width="170" valign="top"><strong>Tahun   Pembuatan</strong></td>
<td width="416" valign="top">1959</td>
</tr>
<tr>
<td width="170" valign="top"><strong>Jenis Bangunan</strong></td>
<td width="416" valign="top">Sarana Ibadah</td>
</tr>
<tr>
<td width="170" valign="top"><strong>Jenis   Konstruksi</strong></td>
<td width="416" valign="top">Concrete Shell</td>
</tr>
<tr>
<td width="170" valign="top"><strong>Arsitek</strong></td>
<td width="416" valign="top">Félix Candela, Enrique de la   Mora y Palomar, Fernando Lopéz Carmona</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><!--more-->Dan masih banyak bangunan lainnya yang menggunakan struktur Shell sebagai struktur utama. Ternyata sebuah cangkang telur mampu memberikan insprirasi bagi penerapan struktur bangunan modern. ^_^</p>
<table style="height:114px;" border="1" cellspacing="0" cellpadding="0" width="583">
<tbody>
<tr>
<td width="161" valign="top"></td>
<td width="416" valign="top"></td>
</tr>
<tr>
<td width="161" valign="top"></td>
<td width="416" valign="top"></td>
</tr>
<tr>
<td width="161" valign="top"></td>
<td width="416" valign="top"></td>
</tr>
<tr>
<td width="161" valign="top"></td>
<td width="416" valign="top"></td>
</tr>
<tr>
<td width="161" valign="top"></td>
<td width="416" valign="top"></td>
</tr>
<tr>
<td width="161" valign="top"></td>
<td width="416" valign="top"></td>
</tr>
<tr>
<td width="161" valign="top"></td>
<td width="416" valign="top"></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pramudyawardhani.wordpress.com/143/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pramudyawardhani.wordpress.com/143/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pramudyawardhani.wordpress.com/143/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pramudyawardhani.wordpress.com/143/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pramudyawardhani.wordpress.com/143/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pramudyawardhani.wordpress.com/143/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pramudyawardhani.wordpress.com/143/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pramudyawardhani.wordpress.com/143/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pramudyawardhani.wordpress.com/143/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pramudyawardhani.wordpress.com/143/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pramudyawardhani.wordpress.com/143/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pramudyawardhani.wordpress.com/143/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pramudyawardhani.wordpress.com/143/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pramudyawardhani.wordpress.com/143/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pramudyawardhani.wordpress.com&amp;blog=12420757&amp;post=143&amp;subd=pramudyawardhani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pramudyawardhani.wordpress.com/2010/07/16/si-cangkang-telur-yg-menginspirasi-struktur-shell/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		<georss:point>0.000000 0.000000</georss:point>
		<geo:lat>0.000000</geo:lat>
		<geo:long>0.000000</geo:long>
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/badbe7542be1a3a4d845f832a2f6ab4c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">putripramudyawardhani</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/07/11.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Cangkang Telur</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/07/21.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Spherical, Elliptical Surface</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/07/3.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Cylindrical &#38; Elliptical Surface</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/07/hyperbolic-paraboloid-conoid.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Hyperbolic Paraboloid &#38; Conoid</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/07/penggolongan-shell.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">penggolongan shell</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/07/penggolongan-shell1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">penggolongan shell</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/07/penggolongan-shell-jpg.png?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">penggolongan shell.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/07/view-front-market-hall-royan.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">View Front Market Hall Royan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/07/center-of-new-industries-and-technologies.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Center of New Industries and Technologies</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/07/sdyney-opera-house.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Sdyney Opera House</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/07/kresge-auditorium.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Kresge Auditorium</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/07/view-front-church-of-san-jose-obrero.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">View Front Church of San Jose Obrero</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tips Desain Interior Rumah</title>
		<link>http://pramudyawardhani.wordpress.com/2010/07/14/tips-desain-interior-rumah/</link>
		<comments>http://pramudyawardhani.wordpress.com/2010/07/14/tips-desain-interior-rumah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Jul 2010 02:45:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>putri pramudya wardhani</dc:creator>
				<category><![CDATA[building]]></category>
		<category><![CDATA[aveliansyah.wordpress.com]]></category>
		<category><![CDATA[http://vhianzhee.wordpress.com/]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pramudyawardhani.wordpress.com/?p=127</guid>
		<description><![CDATA[Interior rumah sebagai bagian dari rumah sebagai saran berkumpul keluarga merupakan bagian penting yang mampu melambangkan jiwa dan ekspresi sang pemilik. Taukah kamu?Rahasia arsitektur desain (interior) rumah idaman yang modern, cantik menawan, bukan pada harga. Bukan pada mahalnya bahan. Tips dan triks rahasia mendesain interior  rumah, pertama dan terutama adalah mendesainlah dengan cinta, dengan hati. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pramudyawardhani.wordpress.com&amp;blog=12420757&amp;post=127&amp;subd=pramudyawardhani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/07/angdoko.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-128" title="Interior Rumah" src="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/07/angdoko.jpg?w=300&#038;h=201" alt="" width="300" height="201" /></a>Interior rumah sebagai bagian dari rumah sebagai saran berkumpul keluarga merupakan bagian penting yang mampu melambangkan jiwa dan ekspresi sang pemilik. Taukah kamu?Rahasia arsitektur desain (interior) rumah idaman yang modern, cantik menawan, bukan pada harga. Bukan pada mahalnya bahan.</p>
<p>Tips dan triks rahasia mendesain interior  rumah, pertama dan terutama adalah mendesainlah dengan cinta, dengan hati. Kalau kamu mencintai diri kamu, maka desainlah rumah sesuai dengan kepribadian kamu&#8230;.</p>
<p>Kalau yang kamu cintai adalah teman dan keluarga,,kamu dapat melihat kesukaan mereka dan mendesain u/ kenyamanan dan kebahagiaan mereka&#8230;, <a href="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/07/interior_07.jpeg"><img class="alignleft size-medium wp-image-129" title="interior_07" src="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/07/interior_07.jpeg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;padding-left:90px;"><span id="more-127"></span><!--more--></p>
<p style="text-align:justify;padding-left:90px;">
<p style="text-align:justify;padding-left:90px;">Langkah berikut dari hati dan cinta adalah syukur. Rasa syukur dan terimakasih atas ruang/rumah yang boleh ditempati adalah fondasi di bawah fondasi rumah. Fondasi yang mengalasi ruang untuk  berbagi hati. Untuk anggota keluarga. Untuk setiap tamu yang datang.</p>
<p>Aspek terakhir dari hati dan cinta adalah kegembiraan. Rumah arsitektur modern didesain sebagai sarana mendapatkan kegembiraan, ketenangan dan kedamaian. Bukan prestis, bukan untuk pamer, bukan gengsi. Ringkasnya, desain interior rumah sebagai ungkapan syukur, dan didekorasi untuk kegembiraan dan kebahagiaan anggota keluarga.<!--more--></p></blockquote>
<p><a href="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/07/keluarga.png"><img class="alignleft size-medium wp-image-130" title="keluarga" src="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/07/keluarga.png?w=77&#038;h=126" alt="" width="77" height="126" /></a>Cinta didalam keluarga diwujudkan dalam ruang &#8211; ruang yang melambangkan ketenangan dan kedamaian. Besar dan luas bukan merupakan jawaban satu &#8211; satunya untuk mengartikan cinta dalam keluarga.</p>
<p>Ruang yang sempit namun dengan penataan menarik dapat dijadikan satu buah rekomendasi sendiri didalam mengartikan cinta. Rumah tanpa Cinta = O!!!</p>
<p>Tips praktis design interior rumah dengan hati, dengan cinta :</p>
<p><!--more--></p>
<p>Pertama :  Jangan memenuhi rumah dengan banyak dekorasi seperti halnya kontraktor pameran. ”Asesories” paling penting di rumah adalah Anda, Keluarga Anda dan teman-teman. Pilihlah furniture berkuaitas yang mendukung rasa nyaman, fungsional, keindahan dan aspek emosional yang hendak dibangun. Gambar di bawah adalah contoh desain arsitektur interior modern.</p>
<p><a href="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/07/apartmentinteriormodernfe7.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-132" title="Interior Arsitektur modern" src="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/07/apartmentinteriormodernfe7.jpg?w=300&#038;h=234" alt="" width="300" height="234" /></a><a href="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/07/modern-interior-architecture-2.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-131" title="modern-interior-architecture-2" src="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/07/modern-interior-architecture-2.jpg?w=300&#038;h=200" alt="" width="300" height="200" /></a></p>
<p><!--more--></p>
<p><!--more--><!--more--><!--more--><!--more-->Kedua: Ciptakan ruang yang mendukung Anda sebagai mahluk emosional sekaligus produktif. Tentukan aktivitas dalam ruang dan pilihlah detail-detail yang mendukung. Misalnya, warna abu-abu yang lembut untuk ruang kerja/belajar akan mendukung proses kreatif dalam menulis.</p>
<p><a href="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/07/images.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-133" title="ruang kerja" src="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/07/images.jpg?w=594" alt=""   /></a><!--more--></p>
<p>Ketiga Berikan rasa hormat pada keluarga besar.  Berikan sebuah sudut rumah dengan detail desain yang menunjukkan ikatan rumah pada tradisi. Memberikan rasa hormat dengan meletakkan salah satu tradisi keluarga dengan membawa unsur tradisional adalah bukan sebuah penghianatan terhadap desain secara keseluruhan. Dengan padanan yang menarik hal ini dapat dijadikan sebagai sebuah salah satu unsur daya tarik bagi rumah.</p>
<p><a href="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/07/jav_and-006.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-134" title="ruang sudut dengan elemen tradisional" src="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/07/jav_and-006.jpg?w=300&#038;h=228" alt="" width="300" height="228" /></a><!--more--><br />
Keempat, Bawalah ”alam” ke dalam rumah. Orang pada umumnya mempunyai naluri berhubungan dengan alam. Tanaman segar, yang dapat dinikmati di/dari dalam rumah akan menciptakan kesegaran. Tanaman selain mampu mebawa insprirasi juga mampu menghadirkan udara yang sejuk, hal ini merupakan salah satu cara paling efektif untuk mengurangi tingkat penggunaan AC saat ini.</p>
<p><a href="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/07/taman.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-135" title="taman" src="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/07/taman.jpg?w=594" alt=""   /></a><br />
terakhir..kreasikan diri kamu kedalam rumah. ekspresikan apa kesukaan kamu kedalam rumahmu&#8230;misal bisa dengan memasukkan hasil jepretan kameramu kalo kamu suka foto&#8230;lain kalo kamu suka melukis..taruh satu atau dua lukisanmu didalam rumah. Hal ini menjadi salah satu ciri rumah bahwa penghuninya mendesain dengan cinta dan kebanggaan terhadap hasil seninya sendiri.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pramudyawardhani.wordpress.com/127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pramudyawardhani.wordpress.com/127/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pramudyawardhani.wordpress.com/127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pramudyawardhani.wordpress.com/127/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pramudyawardhani.wordpress.com/127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pramudyawardhani.wordpress.com/127/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pramudyawardhani.wordpress.com/127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pramudyawardhani.wordpress.com/127/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pramudyawardhani.wordpress.com/127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pramudyawardhani.wordpress.com/127/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pramudyawardhani.wordpress.com/127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pramudyawardhani.wordpress.com/127/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pramudyawardhani.wordpress.com/127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pramudyawardhani.wordpress.com/127/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pramudyawardhani.wordpress.com&amp;blog=12420757&amp;post=127&amp;subd=pramudyawardhani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pramudyawardhani.wordpress.com/2010/07/14/tips-desain-interior-rumah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		<georss:point>0.000000 0.000000</georss:point>
		<geo:lat>0.000000</geo:lat>
		<geo:long>0.000000</geo:long>
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/badbe7542be1a3a4d845f832a2f6ab4c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">putripramudyawardhani</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/07/angdoko.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Interior Rumah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/07/interior_07.jpeg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">interior_07</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/07/keluarga.png?w=184" medium="image">
			<media:title type="html">keluarga</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/07/apartmentinteriormodernfe7.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Interior Arsitektur modern</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/07/modern-interior-architecture-2.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">modern-interior-architecture-2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/07/images.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">ruang kerja</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/07/jav_and-006.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">ruang sudut dengan elemen tradisional</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/07/taman.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">taman</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Applying Local Behavior on Bamboo Utilization  in order to Enhancing Bamboo’s Durability  and it’s applications as Sustainable Materials</title>
		<link>http://pramudyawardhani.wordpress.com/2010/06/13/applying-local-behavior-on-bamboo-utilization-in-order-to-enhancing-bamboo%e2%80%99s-durability-and-it%e2%80%99s-applications-as-sustainable-materials/</link>
		<comments>http://pramudyawardhani.wordpress.com/2010/06/13/applying-local-behavior-on-bamboo-utilization-in-order-to-enhancing-bamboo%e2%80%99s-durability-and-it%e2%80%99s-applications-as-sustainable-materials/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Jun 2010 16:21:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>putri pramudya wardhani</dc:creator>
				<category><![CDATA[penelitian]]></category>
		<category><![CDATA[griyatawang.wordpress.com]]></category>
		<category><![CDATA[http://aveliansyah.wordpress.com/]]></category>
		<category><![CDATA[http://lyric13.wordpress.com/]]></category>
		<category><![CDATA[http://vhianzhee.wordpress.com/]]></category>
		<category><![CDATA[syawal88.wordpress.com]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pramudyawardhani.wordpress.com/?p=114</guid>
		<description><![CDATA[Bamboo, if harvested correctly is a renewable resource and sustainable building material. Properly treated bamboo provides strong, flexible and durable building material able to last over 100 years. It is a suitable replacement for scarce timber resources. There are around 1,250 bamboo species recognized in the world, 140 of which or about 11% are found [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pramudyawardhani.wordpress.com&amp;blog=12420757&amp;post=114&amp;subd=pramudyawardhani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/06/picture1.png"><img class="aligncenter size-medium wp-image-115" title="cover" src="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/06/picture1.png?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p><em>Bamboo, if harvested correctly is a renewable resource and sustainable building material. Properly treated bamboo provides strong, flexible and durable building material able to last over 100 years. It is a suitable replacement for scarce timber resources. There are around 1,250 bamboo species recognized in the world, 140 of which or about 11% are found in Indonesia. Many of these bamboos are excellent for use in construction, furniture and handicrafts, agricultural tools, panpipes, and as groceries. </em></p>
<p><em><a href="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/06/b.png"><img class="alignleft size-medium wp-image-116" title="Root structure of bamboo’s plant" src="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/06/b.png?w=300&#038;h=141" alt="" width="300" height="141" /></a></em></p>
<p><em><br />
</em></p>
<p><em>Bamboo tensile strength to withstand tensile force is different where a slender rod has a resistance of gravity is higher. Allowable tensile stress is 29.4 N/mm<sup>2</sup>. Powers of the joint press depends on the stems where the stem segment without having to force the compressive strength of 8 -45% higher than the segmented rod. This condition allows bamboo as simple building structure material and able to replace for the imported steel from other country. </em></p>
<p><em><a href="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/06/c.png"><img class="aligncenter size-medium wp-image-117" title="comparasion" src="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/06/c.png?w=300&#038;h=197" alt="" width="300" height="197" /></a><br />
</em></p>
<p><em>But in other side, bamboo isn’t regarded as main development priority. Bamboo is still perceived as easily damaged materials, largely due to its susceptible to insect attack from termites to powder-post beetles. Bamboo is susceptible to attack from termites, powder-post beetle and fungi. Without any preservation, bamboo’s products bamboo will be infested and eaten usually within a few months. Within 1-2 years, untreated bamboo will be destruct the bamboo’s structure and create quality reduction.</em></p>
<p><em><a href="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/06/d.png"><img class="alignleft size-medium wp-image-118" title="powder post" src="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/06/d.png?w=300&#038;h=212" alt="" width="300" height="212" /></a><br />
</em></p>
<p><em>The idea is to applying Local Behavior on bamboo’s utilization in order to invent traditional bamboo’s utilization process. This method isn’t only considering the bamboo’s sustainability but also can produce a good bamboo’s durability and enhancing the bamboo’s quality. On bamboo’s application as simple building structure, bamboos are able to replace for scarce timber and imported steel. </em></p>
<p><em>Observation method conducted by survey research in order to find up the information about Local Behavior on Bamboo’s utilization process. Pudak Payung, Ungaran Semarang is chosen as observation place. Local Behavior derivations are taken by conducted interview and observation. </em></p>
<p><em>Observation results show that applying Local Behavior in handling of bamboo preservation, the bamboo can be used as a simple building structure with high durability and strength. Bamboo can be used as structure because a tensile strength of bamboo is equivalent to mild steel (15,000 psi) and bamboo fiber is about ten times stronger than wood fiber (Garland, 2003). </em></p>
<p><em>Bamboo’s traditional treatment has a durable period greater than the bamboo without canning or pickling by chemical methods. Without the sufficient preservation, in the open space bamboo can only be stand 1 &#8211; 3 years.  Under the auspices / shielded, bamboo can stand from 4 to 7 years. In ideal conditions, bamboo can be used from 10 to 15 years. But, Local Behavior preservation can create bamboo more durable for more than 15 years ( Indarto, 2010). Bamboo with traditional treatment is not only can improve endurance of bamboo plants but can also maintain bamboo’s sustainability. </em></p>
<p><em><a href="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/06/e.png"><img class="aligncenter size-medium wp-image-119" title="example" src="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/06/e.png?w=300&#038;h=210" alt="" width="300" height="210" /></a><br />
</em></p>
<p><em><br />
</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pramudyawardhani.wordpress.com/114/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pramudyawardhani.wordpress.com/114/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pramudyawardhani.wordpress.com/114/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pramudyawardhani.wordpress.com/114/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pramudyawardhani.wordpress.com/114/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pramudyawardhani.wordpress.com/114/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pramudyawardhani.wordpress.com/114/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pramudyawardhani.wordpress.com/114/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pramudyawardhani.wordpress.com/114/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pramudyawardhani.wordpress.com/114/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pramudyawardhani.wordpress.com/114/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pramudyawardhani.wordpress.com/114/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pramudyawardhani.wordpress.com/114/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pramudyawardhani.wordpress.com/114/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pramudyawardhani.wordpress.com&amp;blog=12420757&amp;post=114&amp;subd=pramudyawardhani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pramudyawardhani.wordpress.com/2010/06/13/applying-local-behavior-on-bamboo-utilization-in-order-to-enhancing-bamboo%e2%80%99s-durability-and-it%e2%80%99s-applications-as-sustainable-materials/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		<georss:point>0.000000 0.000000</georss:point>
		<geo:lat>0.000000</geo:lat>
		<geo:long>0.000000</geo:long>
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/badbe7542be1a3a4d845f832a2f6ab4c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">putripramudyawardhani</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/06/picture1.png?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">cover</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/06/b.png?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Root structure of bamboo’s plant</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/06/c.png?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">comparasion</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/06/d.png?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">powder post</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/06/e.png?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">example</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>32nd EDMAT</title>
		<link>http://pramudyawardhani.wordpress.com/2010/04/01/32nd-edmat/</link>
		<comments>http://pramudyawardhani.wordpress.com/2010/04/01/32nd-edmat/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Apr 2010 15:04:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>putri pramudya wardhani</dc:creator>
				<category><![CDATA[Even - even]]></category>
		<category><![CDATA[aveliansyah.wordpress.com]]></category>
		<category><![CDATA[http://vhianzhee.wordpress.com/]]></category>
		<category><![CDATA[samuderabirulaut.wordpress.com]]></category>
		<category><![CDATA[syawal88.wordpress.com]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pramudyawardhani.wordpress.com/?p=52</guid>
		<description><![CDATA[well Yah&#8230;32nd EDMAT came over&#8230; 10 days spend in Malaysia&#8230;discovering a challenge with so many foreign student..was a very excited experience. Do u want to know how was the feeling of interest??here ..in 32nd EDMAT. Let&#8217;s me tell U how remarkable 32nd EDMAT was.. V. ACTIVITY ●  1st Day - Arrival and Registration    : Checking [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pramudyawardhani.wordpress.com&amp;blog=12420757&amp;post=52&amp;subd=pramudyawardhani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/04/picture11.png"><img class="aligncenter size-medium wp-image-54" title="LAMBANG" src="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/04/picture11.png?w=176&#038;h=133" alt="" width="176" height="133" /></a></p>
<p>well Yah&#8230;32nd EDMAT came over&#8230;</p>
<p>10 days spend in Malaysia&#8230;discovering a challenge with so many foreign student..was a very excited experience. Do u want to know how was the feeling of interest??here ..in 32nd EDMAT. Let&#8217;s me tell U how remarkable 32nd EDMAT was..</p>
<p><strong>V. </strong><strong>ACTIVITY<br />
</strong></p>
<p>●  1st Day</p>
<p>- Arrival and Registration    : Checking and registration of participants and rooms distribusion. Here Event Committe gonna prepared for Identity Card.  Registrationbegan at 10:00 and finished 18:00 in the lobby of the University of Malaya.</p>
<p>Welcoming Dinner         : Dinner and Introduction. Here,we tried to knew each other to as many participant as possible.</p>
<p>Ice Breaking                      : well&#8230;its very brilliant idea to held to many games both indoor and outdoor in order to made any other participant get acquainted with all of event commite and participant.</p>
<p><a href="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/04/picture12.png"><img class="aligncenter size-medium wp-image-56" title="Activity 1" src="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/04/picture12.png?w=358&#038;h=219" alt="" width="358" height="219" /></a></p>
<p>●2nd Day</p>
<p>Opening Ceremony       : The opening ceremony was opened by Datuk Gaust Josman as head of the University of Malaya.  At this opening, the team leader of UNDIP&#8217;s  delegation gave memorial recalls  to the University of Malaya  symbolically to datuk  Gaust Josman.</p>
<p>Jungle Tracking             :  U wiil find so many species of flora here. As long as I know..it looks like Indonesian&#8217;s Flora&#8230;hehhhe.  We were bringing to circumed aorund of UM especially their Botanical Garden</p>
<p>Dynamic Season 1        : Discuss and interaksion using themes  : “How to Look for a Job in Tough Times” in order to motivated participant to got involved actively when they have to think fast n smart .</p>
<p>Games                           : In order to built our teamwork and leadership in this event</p>
<p>Dynamic Season 2      : mostly Indonesia&#8217;s delegation actively involved in this public speaking times.</p>
<p><a href="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/04/picture21.png"><img class="aligncenter size-medium wp-image-61" title="Picture2" src="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/04/picture21.png?w=452&#038;h=182" alt="" width="452" height="182" /></a>well yah&#8230;later on kita lanjut sementara cerita bersambung ya</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pramudyawardhani.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pramudyawardhani.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pramudyawardhani.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pramudyawardhani.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pramudyawardhani.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pramudyawardhani.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pramudyawardhani.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pramudyawardhani.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pramudyawardhani.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pramudyawardhani.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pramudyawardhani.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pramudyawardhani.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pramudyawardhani.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pramudyawardhani.wordpress.com/52/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pramudyawardhani.wordpress.com&amp;blog=12420757&amp;post=52&amp;subd=pramudyawardhani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pramudyawardhani.wordpress.com/2010/04/01/32nd-edmat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		<georss:point>0.000000 0.000000</georss:point>
		<geo:lat>0.000000</geo:lat>
		<geo:long>0.000000</geo:long>
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/badbe7542be1a3a4d845f832a2f6ab4c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">putripramudyawardhani</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/04/picture11.png?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">LAMBANG</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/04/picture12.png?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Activity 1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/04/picture21.png?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Picture2</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>La Scala &#8211; Milan&#8217;s Opera House</title>
		<link>http://pramudyawardhani.wordpress.com/2010/03/07/la-scala-milans-opera-house/</link>
		<comments>http://pramudyawardhani.wordpress.com/2010/03/07/la-scala-milans-opera-house/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Mar 2010 02:21:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>putri pramudya wardhani</dc:creator>
				<category><![CDATA[building]]></category>
		<category><![CDATA[aveliansyah.wordpress.com]]></category>
		<category><![CDATA[http://vhianzhee.wordpress.com/]]></category>
		<category><![CDATA[syawal88.wordpress.com]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pramudyawardhani.wordpress.com/?p=35</guid>
		<description><![CDATA[Milan, Italia merupakan sebuah kota cantik yang menjadi dambaan para pelancong wisata. Tidak hanya sebagai sebuah kota yang banyak melahirkan pemain sepakbola skala dunia, Milan mampu menciptakan sebuah Opera House yang terkenal dan banyak diminati wisatawan dan masyarakat untuk menikmati nuansa seni dan budaya. La Scala Opera House merupakan unggulan Milan dalam menghadirkan nuansa seni [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pramudyawardhani.wordpress.com&amp;blog=12420757&amp;post=35&amp;subd=pramudyawardhani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_36" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/03/300px-milano-scalanotte.jpg"><img class="size-full wp-image-36" title="300px-Milano-scalanotte" src="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/03/300px-milano-scalanotte.jpg?w=594" alt=""   /></a><p class="wp-caption-text">La Scala Opera House</p></div>
<p>Milan, Italia merupakan sebuah kota cantik yang menjadi dambaan para pelancong wisata. Tidak hanya sebagai sebuah kota yang banyak melahirkan pemain sepakbola skala dunia, Milan mampu menciptakan sebuah Opera House yang terkenal dan banyak diminati wisatawan dan masyarakat untuk menikmati nuansa seni dan budaya.</p>
<p>La Scala Opera House merupakan unggulan Milan dalam menghadirkan nuansa seni pada kota ini. Sebagai sebuah gedung paling terkemuka didunia, La Scala menarik atensi dunia dengan kehadiran <strong>Accademia d’Arti e Mestieri dello Spettacolo</strong> (Academy for the Performing Arts). Tujuannya adalah melatih generasi baru musikus muda, staf teknis, dan penari.</p>
<div id="attachment_40" class="wp-caption alignleft" style="width: 160px"><a href="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/03/04_visitamuseo5.jpg"><img class="size-full wp-image-40" title="04_visitamuseo5" src="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/03/04_visitamuseo5.jpg?w=594" alt=""   /></a><p class="wp-caption-text">Giuseppe Piermarini</p></div>
<p>Giuseppe Piermarini, adalah arsitek La Scala. Ketika Teatro Ducale terbakar pada tahun 1776, di dalam Palazzo di Corte, di Piazza del Duomo, dia telah bekerja di Milan selama beberapa tahun. Lukisan menunjukkan kepadanya dengan di tangannya salah satu karyanya instrumen, kompas. Pada periode ini sudah berada di Piermarini tersibuk di Milan, terlibat karena ia dalam pembangunan tidak hanya dari Royal Palace dan Grande Teatro alla Scala, diresmikan pada 1778, tetapi juga dari Teatro Lirico berturut-turut berganti nama, dan Belgioioso Palazzo Reale Villa di Monza, selain restrukturisasi Brera halaman.</p>
<div id="attachment_43" class="wp-caption alignleft" style="width: 160px"><a href="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/03/05_visitamuseo51.jpg"><img class="size-full wp-image-43" title="05_visitamuseo5" src="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/03/05_visitamuseo51.jpg?w=594" alt=""   /></a><p class="wp-caption-text">tata ruang dengan akustik</p></div>
<p>Dalam merancang teater baru Milan, top-paling dalam pikiran mereka Piermarini pertimbangan fungsi maksimum, dengan definisi ruang aksesori untuk lokakarya, makan siang dan permainan kamar, dan kamar mandi, serta negara-of-the art teknologi untuk panggung. Pilihan yang inovatif berbentuk tapal kuda aula dianggap pada waktu untuk menjadi yang terbaik untuk akustik.</p>
<p><strong>MUSEUM HALLS</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<div id="attachment_46" class="wp-caption alignleft" style="width: 160px"><strong><strong><a href="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/03/01_la_storia.jpg"><img class="size-full wp-image-46" title="01_la_storia" src="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/03/01_la_storia.jpg?w=594" alt=""   /></a></strong></strong><p class="wp-caption-text">Entering La Scala</p></div>
<p><strong> </strong></p>
<p>Memasuki La Scala Opera House, wisatawan disambut oleh alat musik,  perawan dilukis oleh Guaracino tahun 1667, beberapa psalteries, kecapi dan lyre-gitar, yang Sommer fortepiano milik Verdi. Sekitar instrumen, ke dinding, sebuah lukisan abad ke-17 oleh Baschenis, dan di bawahnya lemari kaca antik instrumen. Dan kemudian patung patung oleh Verdi Gemito pada tahun 1874, dan di bawahnya, sebagai linkings benang historis kedua La Scala protagonis, potret Piermarini, arsitek yang dipanggil oleh Ratu Maria Teresa untuk membangun Teatro alla Scala.</p>
<p>Elemen &#8211; elemen ini menambah daya tarik terbesar bagi La Scala dalam menghadirkan nuansa seni tersendiri.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pramudyawardhani.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pramudyawardhani.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pramudyawardhani.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pramudyawardhani.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pramudyawardhani.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pramudyawardhani.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pramudyawardhani.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pramudyawardhani.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pramudyawardhani.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pramudyawardhani.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pramudyawardhani.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pramudyawardhani.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pramudyawardhani.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pramudyawardhani.wordpress.com/35/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pramudyawardhani.wordpress.com&amp;blog=12420757&amp;post=35&amp;subd=pramudyawardhani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pramudyawardhani.wordpress.com/2010/03/07/la-scala-milans-opera-house/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<georss:point>0.000000 0.000000</georss:point>
		<geo:lat>0.000000</geo:lat>
		<geo:long>0.000000</geo:long>
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/badbe7542be1a3a4d845f832a2f6ab4c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">putripramudyawardhani</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/03/300px-milano-scalanotte.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">300px-Milano-scalanotte</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/03/04_visitamuseo5.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">04_visitamuseo5</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/03/05_visitamuseo51.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">05_visitamuseo5</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/03/01_la_storia.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">01_la_storia</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>ROYAL OPERA HOUSE</title>
		<link>http://pramudyawardhani.wordpress.com/2010/03/07/royal-opera-house/</link>
		<comments>http://pramudyawardhani.wordpress.com/2010/03/07/royal-opera-house/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Mar 2010 01:56:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>putri pramudya wardhani</dc:creator>
				<category><![CDATA[building]]></category>
		<category><![CDATA[aveliansyah.wordpress.com]]></category>
		<category><![CDATA[http://vhianzhee.wordpress.com/]]></category>
		<category><![CDATA[syawal88.wordpress.com]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pramudyawardhani.wordpress.com/?p=26</guid>
		<description><![CDATA[Ada yang sudah pernah mendengar Royal Opera House??? Yap.. sebuah rumah opera yang sangat terkenal di Inggris sebagai sebuah pementasan opera skala international. Bangunan Coloseum yang sering menjadi pusat perhatian ini merupakan sebuah bangunan yang memiliki nilai budaya dan seni. Awalnya orang akan mengira bangunan ini sebagai sebuah bangunan bersejarah, tetapi siapa sangka didalamnya terdapat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pramudyawardhani.wordpress.com&amp;blog=12420757&amp;post=26&amp;subd=pramudyawardhani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_27" class="wp-caption aligncenter" style="width: 260px"><a href="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/03/250px-royal_opera_house_and_ballerina.jpg"></a><img class="size-full wp-image-27" title="Royal Opera House and Balerina" src="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/03/250px-royal_opera_house_and_ballerina.jpg?w=594" alt="Royal Opera"   /><p class="wp-caption-text">Royal Opera House</p></div>
<p>Ada yang sudah pernah mendengar Royal Opera House??? Yap.. sebuah rumah opera yang sangat terkenal di Inggris sebagai sebuah pementasan opera skala international. Bangunan Coloseum yang sering menjadi pusat perhatian ini merupakan sebuah bangunan yang memiliki nilai budaya dan seni. Awalnya orang akan mengira bangunan ini sebagai sebuah bangunan bersejarah, tetapi siapa sangka didalamnya terdapat aktifitas kesenian yang menjadi unggulan masyarakat kota Inggris.</p>
<p><strong><em>Royal Opera House</em></strong> sebagai sebuah  rumah opera dan tempat persembahan seni utama di bandaraya London, terletak di Covent Garden, terkenal sebagai salah sebuah rumah opera terkemuka dunia. Bangunan yang megah tersergam itu lebih dikenali ramai sebagai &#8220;Covent Garden&#8221;, adalah milik syarikat Royal Opera (nama lama ialah <em>Covent Garden Opera Company</em>), iaitu syarikat induk untuk <em>Royal Opera House</em>, <em>Royal Ballet</em> dan <em>Royal Opera House Orchestra</em>.</p>
<p>Pada Oktober 1968, Ratu England memberi kebenaran kepada <em>Covent Garden Opera Company</em> untuk dipanggil sebagai &#8220;Royal Opera&#8221;. Ini adalah sebagai anugerah Diraja di atas kejayaan syarikat tersebut menempah nama dan mendapat pengiktirafan antarabangsa.</p>
<p>Bangunan ini adalah bangunan teater ke-3 didirikan di tapak ini dari tahun 1858, namun kebanyakan dari ciri-ciri yang terdapat kini adalah dari pengubah suaian yang besar dibuat pada tahun 90an. Royal Opera House boleh memuatkan seramai 2,268 penonton yang terdiri dari 4 tingkat kotak penonton, balkoni dan galeri amfiteater.</p>
<p>Pentas prosenium rumah opera ini berkeluasan 12.20 m lebar dan 14.80 m tinggi. Auditorium utama rumah opera<a title="Rumah opera" href="http://ms.wikipedia.org/wiki/Rumah_opera"></a> ini tersenarai di dalam <em>Senarai bangunan Gred 1</em> mengikut akta negara United Kingdon di bawah akta Perancangan Negara dan Bandar 1947.</p>
<div id="attachment_29" class="wp-caption alignleft" style="width: 260px"><a href="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/03/250px-new_covent_garden_theatre_microcosm_edited1.jpg"><img class="size-full wp-image-29" title="Inside Coloseum" src="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/03/250px-new_covent_garden_theatre_microcosm_edited1.jpg?w=594" alt="Inside "   /></a><p class="wp-caption-text">New Covent Garden Theatre</p></div>
<p><span id="more-26"></span>Auditorium ini merupakan sebuah kebanggaan besar bagi Royal opera House yang menampilkan berbagai pentas kesenian berbagai bangsa. Auditorium ini pernah mengalami kebakaran sebelum akhirnya direnovasi pada tahun 1808. Renovasi yang dilakukan tidak mengubah fasade dan desain secara keseluruhan Royal Opera.</p>
<p>Dengan kapasitas ribuan orang, tribun dalam Royal opera dibuat bertingkat karena masih mengadopsi sistem Romawi yang memberikan strata kelas pada penonton. Tribun dibagian paling rendah diperuntukkan untuk orang &#8211; orang buruh dan kelas bawah lainnya. Tribun tengah merupakan tempat bagi orang dengan strata menengah dan tribun paling atas diperuntukkan bagi orang dengan strata atas. Namun masa modern kali ini tribun tidak lagi dipergunakan pembagian strata.</p>
<div id="attachment_31" class="wp-caption alignright" style="width: 260px"><a href="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/03/250px-covent-garden-11.jpg"><img class="size-full wp-image-31" title="250px-Covent-garden-1" src="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/03/250px-covent-garden-11.jpg?w=594" alt=""   /></a><p class="wp-caption-text">Covent Garden</p></div>
<p>Sebuah gambar satir dari 1811 dari &#8216;Pigeon Holes&#8217; yang mengapit bagian atas galeri di Covent Garden. Menjadi sebuah kebanggaan dan lambang kebesaran bagi Royal Opera House.</p>
<p>Sejarah pembentukan Royal Theater dimulai dengan adanya suratpaten yang diberikan Charles II kepada Sir William Davenant pada tahun 1660. Surat paten ini merupakan sebuah jalan yang memungkinkan Davenant selaku arsitektur untuk mulai membangun teater paten yang berasal dari The Dukes Company di London.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pramudyawardhani.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pramudyawardhani.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pramudyawardhani.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pramudyawardhani.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pramudyawardhani.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pramudyawardhani.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pramudyawardhani.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pramudyawardhani.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pramudyawardhani.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pramudyawardhani.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pramudyawardhani.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pramudyawardhani.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pramudyawardhani.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pramudyawardhani.wordpress.com/26/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pramudyawardhani.wordpress.com&amp;blog=12420757&amp;post=26&amp;subd=pramudyawardhani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pramudyawardhani.wordpress.com/2010/03/07/royal-opera-house/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		<georss:point>0.000000 0.000000</georss:point>
		<geo:lat>0.000000</geo:lat>
		<geo:long>0.000000</geo:long>
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/badbe7542be1a3a4d845f832a2f6ab4c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">putripramudyawardhani</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/03/250px-royal_opera_house_and_ballerina.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Royal Opera House and Balerina</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/03/250px-new_covent_garden_theatre_microcosm_edited1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Inside Coloseum</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pramudyawardhani.files.wordpress.com/2010/03/250px-covent-garden-11.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">250px-Covent-garden-1</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
